Dari Arena Robot ke Medan Perang, Tiongkok Siapkan Humanoid untuk Tempur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Robot humanoid yang baru saja ditampilkan dalam World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing kini menarik perhatian militer Tiongkok. Surat kabar resmi militer PLA Daily mendesak percepatan transfer teknologi dari laboratorium ke arena latihan militer, dengan beberapa robot mencatat waktu lari 100 meter lebih cepat dari rekor Usain Bolt. Analisis lebih dari 100 dokumen militer dan riset akademik mengungkapkan peningkatan signifikan dalam pengembangan humanoid untuk aplikasi militer sejak 2025, khususnya pada kemampuan persepsi, manipulasi, dan pengumpulan data.
PLA memanfaatkan dominasi industri robotik Tiongkok yang mencapai sekitar 95 persen pasar global pada 2025. National University of Defense Technology (NUDT) telah memodelkan skenario tempur perkotaan dengan tim enam robot yang mendukung operasi penyisiran gedung. Artikel PLA Daily Juli 2025 bahkan menyebutkan kemungkinan robot diizinkan menembak target hidup yang diverifikasi manusia, sementara skenario penyusupan di belakang garis musuh juga sedang diuji.
PLA menganggarkan sekitar USD 300.000 (Rp5,3 miliar) pada Juni 2026 untuk sistem pengumpulan dan pelabelan data kamera, radar, dan medan. Norinco juga mengembangkan sistem Fuxi untuk tugas penjagaan dan pengintaian segala cuaca yang dikendalikan manusia dari jarak jauh. Meskipun demonstrasi arena berhasil, medan perang nyata tetap menantang, namun pengembangan terus berlanjut dengan fokus pada integrasi data sensorik dan kontrol jarak jauh.
Bagikan
Berita terkait
Robot Humanoid Tiangong Ultra Tembus 9,39 Detik, Pecahkan Rekor Usain Bolt
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 06.46
Robot Humanoid Kalahkan Rekor Pelari Tercepat Dunia Usain Bolt
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 06.17
FOTO: Berlari 38,15 Detik, Robot Tiangong Juara Lari 400 Meter
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.55
Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 11.30