Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Dari Arena Robot ke Medan Perang, Tiongkok Siapkan Humanoid untuk Tempur

Robot humanoid yang baru saja ditampilkan dalam World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing kini menarik perhatian militer Tiongkok. Surat kabar resmi militer PLA Daily mendesak percepatan transfer teknologi dari laboratorium ke arena latihan militer, dengan beberapa robot mencatat waktu lari 100 meter lebih cepat dari rekor Usain Bolt. Analisis lebih dari 100 dokumen militer dan riset akademik mengungkapkan peningkatan signifikan dalam pengembangan humanoid untuk aplikasi militer sejak 2025, khususnya pada kemampuan persepsi, manipulasi, dan pengumpulan data.

PLA memanfaatkan dominasi industri robotik Tiongkok yang mencapai sekitar 95 persen pasar global pada 2025. National University of Defense Technology (NUDT) telah memodelkan skenario tempur perkotaan dengan tim enam robot yang mendukung operasi penyisiran gedung. Artikel PLA Daily Juli 2025 bahkan menyebutkan kemungkinan robot diizinkan menembak target hidup yang diverifikasi manusia, sementara skenario penyusupan di belakang garis musuh juga sedang diuji.

PLA menganggarkan sekitar USD 300.000 (Rp5,3 miliar) pada Juni 2026 untuk sistem pengumpulan dan pelabelan data kamera, radar, dan medan. Norinco juga mengembangkan sistem Fuxi untuk tugas penjagaan dan pengintaian segala cuaca yang dikendalikan manusia dari jarak jauh. Meskipun demonstrasi arena berhasil, medan perang nyata tetap menantang, namun pengembangan terus berlanjut dengan fokus pada integrasi data sensorik dan kontrol jarak jauh.

Berita terkait