Dario Amodei Akui Dunia Dilanda Krisis Kepercayaan AI, Industri Dituntut Buktikan Manfaatnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dario Amodei, CEO Anthropic, mengakui krisis kepercayaan publik terhadap AI di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos. Masyarakat cenderung mencurigai perusahaan teknologi dan pemerintah, menganggap mereka bermaksud merugikan. Amodei menolak pandangan bahwa AI harus dikendalikan hanya oleh segelintir perusahaan besar atau dikembangkan secara terbuka. Ia mendukung regulasi yang mengatasi risiko siber, biologis, dan AI menyimpang, serta pembentukan lembaga pengawas seperti FINRA. Amodei juga melunakkan peringatan sebelumnya tentang AI menghilangkan 50% pekerjaan, kini menekankan AI sebagai pengganda produktivitas hingga 10 kali lipat. Perubahan sikap serupa terlihat pada CEO OpenAI Sam Altman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Jelang IPO, Pendapatan Anthropic Diproyeksi Capai Rp3.565 Triliun
Berita terkait
Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.09
Anthropic Bakal Kasih Watermark Teks dan File Buatan Claude AI
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.30
AI Ubah Cara Mahasiswa Belajar, Riset, dan Mengerjakan Tugas
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 22.12
Perusahaan AI Hancurkan Jutaan Buku Fisik, Ini Tujuannya
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.10