Dario Amodei Akui Dunia Dilanda Krisis Kepercayaan AI, Industri Dituntut Buktikan Manfaatnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dario Amodei, CEO Anthropic, mengakui krisis kepercayaan publik terhadap AI di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos. Masyarakat cenderung mencurigai perusahaan teknologi dan pemerintah, menganggap mereka bermaksud merugikan. Amodei menolak pandangan bahwa AI harus dikendalikan hanya oleh segelintir perusahaan besar atau dikembangkan secara terbuka. Ia mendukung regulasi yang mengatasi risiko siber, biologis, dan AI menyimpang, serta pembentukan lembaga pengawas seperti FINRA. Amodei juga melunakkan peringatan sebelumnya tentang AI menghilangkan 50% pekerjaan, kini menekankan AI sebagai pengganda produktivitas hingga 10 kali lipat. Perubahan sikap serupa terlihat pada CEO OpenAI Sam Altman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.30
CEO Anthropic: Gelombang Skeptisisme AI Dipicu Krisis Kepercayaan Publik
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Jelang IPO, Pendapatan Anthropic Diproyeksi Capai Rp3.565 Triliun
Berita terkait
Tolak AI Direm, Insinyur DeepSeek Ibaratkan Anthropic Bak Hitler
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 17.59
Bos Anthropic Ingin Perlambat AI Tapi 'Takut' Xi Jinping
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.46
Krisis Baru Hantam Amerika, Trump Blak-Blakan Bilang Begini
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.40
Perusahaan AI Terbesar Dunia Pilih Buka Kantor di Dekat RI
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.40