Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Data Center Diserang Habis-Habisan, Negara Ini Terancam Lumpuh

Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina semakin memanas dengan serangan massal yang menargetkan infrastruktur komunikasi vital dan pusat data di Ukraina. Pada Minggu, 27 September 2026, pasukan Rusia melancarkan serangan terhadap kantor pusat Kyivstar, operator seluler terbesar di Ukraina yang berlokasi di Kyiv. Pihak manajemen Kyivstar memastikan tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim berhasil menyerang pusat data Vodafone Ukraine, operator seluler kedua terbesar di negara tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Vodafone Ukraine belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy melaporkan bahwa sebuah pusat data penting di Kyiv diserang dua kali berturut-turut pada Minggu pagi. Serangan ini tidak hanya merusak infrastruktur digital tetapi juga menyebabkan korban jiwa warga sipil, termasuk dua anak dan seorang dewasa yang terluka. Menurut catatan militer, Rusia secara sistematis meningkatkan serangan terhadap pusat-pusat data penyedia layanan internet di Ukraina selama sepekan terakhir.

Kementerian Transformasi Digital Ukraina menyatakan bahwa gabungan serangan siber dan fisik ini menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi parah, mempengaruhi sekitar 100.000 rumah tangga di wilayah Kyiv dan sekitarnya. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengecam keras aksi Moskow yang sengaja memadamkan infrastruktur digital negara tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan dini mengenai ancaman rudal dan drone sangat penting untuk menyelamatkan nyawa.

Berita terkait