Dentuman di Bandung Raya Bikin Heboh, Pakar Jelaskan Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat Bandung Raya mendengar dentuman mendadak pada Sabtu (5/9/2026). Pakar IABI Daryono menjelaskan penyebabnya adalah lapisan inversi suhu di atmosfer, di mana udara dingin berada di bagian bawah udara hangat. Fenomena ini memantulkan gelombah akustik ekstrim, membuat suara erupsi Gunung Anak Krakatau terdengar keras dan berulang di Bandung. Lapisan inversi di Bandung terbentuk karena topografi cekungan dan penggunaan sekitarnya yang menahan udara dingin. Daryono menambahkan bahwa suara seperti klakson di garasi tertutup yang lebih keras karena terjebak dalam ruang sempit atmosfer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 19.00
Badan Geologi Ungkap Alasan Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar hingga Bandung
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 17.37
Geger Suara Dentuman di Bandung, BMKG: Bukan Berasal dari Gempa Bumi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.49
BMKG Duga Dentuman di Bandung karena Fenomena Skyquake
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.15
Dentuman Diduga dari Anak Krakatau Tak Merata, Ada Fenomena Unik
Berita terkait
Heboh Dentuman di Bandung Raya, BMKG Akhirnya Buka Suara
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 18.36
Dentuman Misterius Malam-Malam Kagetkan Warga Bandung, Ini Analisis BMKG
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 14.01
PVMBG Sebut Anak Krakatau Lepas Energi Bisa Merambat Ratusan Kilometer
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.00
BMKG Pastikan Dentuman Misterius di Bandung Bukan Akibat Gempa
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 13.15