Dua Raksasa Amerika Tumbang Dihantam AI, Duit Triliunan Menguap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham dua raksasa teknologi, Alphabet (induk Google) dan Tesla, anjlok tajam pada perdagangan Kamis (23/7) karena investor khawatir melonjaknya belanja modal untuk kecerdasan buatan (AI). Tesla merosot 14,5% dan kehilangan sekitar US$200 miliar kapitalisasi pasar, sementara Alphabet turun 7,1% dengan kerugian sekitar US$300 miliar. Saham Amazon juga ikut terkoreksi 4,6% atau kehilangan US$120 miliar dari nilai pasarnya.
Alphabet menaikkan proyeksi belanja modal tahun ini menjadi US$195 miliar-US$205 miliar dari sebelumnya US$180 miliar-US$190 miliar, dan memperingatkan angka tersebut akan terus meningkat pada 2027. Tesla mencatat lonjakan capex 142% secara tahunan menjadi US$5,79 miliar pada kuartal II, dengan proyeksi belanja tahun ini menembus US$25 miliar. Kedua perusahaan berencana menggelontorkan dana besar untuk infrastruktur AI, termasuk produksi semikonduktor dan robot humanoid Optimus di Tesla.
Meski demikian, kinerja operasional kedua perusahaan menunjukkan sisi positif. Pendapatan bisnis cloud Google melonjak 82% menjadi US$24,8 miliar dengan margin operasional naik ke 35,6% dari 20,7% setahun lalu. Pendapatan bisnis otomotif inti Tesla juga naik 23% menjadi US$20,52 miliar. CEO Elon Musk meyakini investasi tersebut akan menghasilkan imbal hasil terbaik yang pernah dilihat.
Bagikan
Berita terkait
Di balik Kunjungan Korban MBG, Akbar Faizal Sentil Gibran Cuma Mau Berburu Poin Politik!
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 10.59
Google Umumkan Gemini 4 Argon, Diklaim Jadi Model AI Paling Kuat
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.25
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.40
Cari Tahu Soal AI, Bagaimana Peluang Bisnis dan Saham Teknologi?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 20.44