Elon Musk: Era AI SpaceX Bisa Hasilkan Rp8.911 Triliun Tahun 2028
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO SpaceX Elon Musk memperkirakan divisi kecerdasan buatan (AI) perusahaannya bisa menghasilkan pendapatan US$300 miliar hingga US$500 miliar (sekitar Rp5.346,9 triliun hingga Rp8.911,5 triliun) per tahun setelah kapasitas komputasi AI mencapai 10 gigawatt (GW) pada akhir 2027. Kapasitas saat ini baru sekitar 1,4 GW. Musk meyakini pada September mendatang, pendapatan AI akan melampaui seluruh sumber pendapatan SpaceX lainnya dan dalam empat hingga lima tahun ke depan, AI akan menyumbang 99 persen dari total nilai SpaceX.
SpaceX, yang selama ini dikenal sebagai perusahaan antariksa pembuat roket Falcon 9, Falcon Heavy, dan Starship, telah memperluas bisnis AI-nya dengan mengakuisisi xAI, pengembang chatbot Grok yang mengoperasikan klaster superkomputer Colossus di Tennessee, AS. Perusahaan juga berencana membangun kompleks manufaktur semikonduktor bernama Terafab di Texas bersama Tesla untuk memproduksi chip canggih.
Ke depannya, SpaceX berambisi meluncurkan satu juta satelit AI bernama "Starmind" ke orbit rendah Bumi menggunakan Starship, serta membangun pusat data di Bulan yang dilengkapi sistem peluncuran elektromagnetik mass driver untuk mengirim satelit dari permukaan Bulan.
Bagikan
Berita terkait
Elon Musk Bahas Nvidia, Sekarang Puji Setinggi Langit
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.50
Elon Musk Bangun Bisnis Baru, Rela Bakar Duit Rp 300 T
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.45
Orang Terkaya di Dunia Bilang 10 Tahun Lagi, Uang Tak Ada Gunanya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 08.15
Ambisi AI Elon Musk Cemaskan Investor, Saham SpaceX Anjlok
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.50