Fenomena Erupsi Krakatau Muncul di Lukisan Terkenal Masuk Media Asing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letusan Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883 menyebabkan efek global yang menakjubkan. Letusan dengan kekuatan 200 megaton menghasilkan abu yang menyebar ke langit, mengubah warna langit dan matahari terbenam menjadi merah dan hijau giok. Fenomena ini menjadi inspirasi lukisan The Scream karya Edvard Munch serta gaya lukisan Monet, Manet, Van Gogh, dan Renoir. Abu menghalangi cahaya Matahari, membuat warna Bulan berubah menjadi biru selama beberapa bulan. Letusan menewaskan 36.000 orang, menghancurkan 165 desa, dan terdengar hingga 310 desibel, membuat orang sejauh 64 km tuli. Suhu global turun 0,6 derajat Celcius selama beberapa bulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 14.19
Kapan Hujan Abu Anak Krakatau Berhenti? Pakar: Tak Bisa Ditentukan...
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.51
Polisi Keliling Stasiun Jurangmangu Bagikan Masker Antisipasi Abu Vulkanik
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.13
Warganet Resah! Abu Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Harga Naik hingga 10 Kali Lipat
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.56
Bogor Terdampak Abu Anak Krakatau, Pelayanan Pemkab Berjalan Normal
Berita terkait
Purbaya Kaget Rumahnya Kotor Terus, Ternyata Kena Abu Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.19
Sampai Kapan Letusan Krakatau Muntahkan Abu Vulkanik, Ini Kata Pakar
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.05
Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Masker Ini Langka dan Harga Naik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.57
7 Bandara Ditutup Efek Abu Gunung Anak Krakatau, Ada Soetta dan Halim
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 10.12