Gempa NTT, Ini Strategi Darurat Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324889/original/043608800_1786776768-nt2.jpg)
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 16 Agustus 2026. Telkomsel menyampaikan simpati mendalam kepada masyarakat terdampak dan segera mengaktifkan prosedur darurat untuk memulihkan layanan telekomunikasi yang terganggu. Infrastruktur serta operasional jaringan di beberapa wilayah mengalami gangguan akibat situasi kedaruratan tersebut.
Tim teknis Telkomsel telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemulihan jaringan secara bertahap, dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Masyarakat di wilayah terdampak diingatkan untuk tetap waspada dan mematuhi petunjuk dari pihak berwenang seperti BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah setempat.
Telkomsel berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resmi perusahaan guna menghindari kesimpangsiuran informasi selama masa tanggap darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 11.56
Komdigi Sebut 86 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Kembali Beroperasi
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.44
Bulog Siapkan 10 Ton Beras per Kabupaten Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.08
HUT RI ke-81, Askrindo Wujudkan Solidaritas Kemanusiaan di Flores NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.37
Jatim Kirim Bantuan Rp985,8 Juta Hingga Tim SAR untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS di 10 Daerah Alami Gangguan
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.19
PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.20
3 Hari Belum Tersentuh Bantuan, Warga Manggarai Timur Andalkan Beras dari Reruntuhan Bangunan
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.55
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.20