Gen Z Kompak Tinggalkan Smartphone, Kompak Pindah ke Penggantinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Generasi Z mulai beralih dari smartphone ke ponsel jadul (dumbphone) untuk mengurangi kecanduan media sosial. Fenomena ini didorong kesadaran akan dampak negatif scrolling berlebihan terhadap kesehatan mental. Data Pew Research menunjukkan setengah orang dewasa AS mengakses YouTube dan Facebook harian, sementara American Psychological Association mencatat remaja AS menghabiskan rata-rima lima jam sehari di media sosial.
Kendall Schrohe (23) dari Washington D.C. mengikuti program Month Offline dan beralih ke flip phone dari startup Dumb.co yang hanya menyediakan aplikasi dasar seperti Uber, peta, dan Spotify tanpa media sosial. Dumb.co mengklaim memiliki 5.000 pengguna aktif, mayoritas wanita berusia 24 tahun. Perusahaan lain seperti The Light Phone dan Brick juga menawarkan solusi serupa.
Penelitian Dr. Jason Nagata dari Universitas California menemukan pola penggunaan media sosial mirip karakteristik penyalahgunaan zat, termasuk gangguan kontrol diri dan potensi kumat. Namun, yang berhasil mengurangi penggunaan merasakan manfaat langsung: penurunan stres, peningkatan kualitas tidur, dan konsentrasi yang lebih baik dalam jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 16.45
Review Infinix Hot 70, Ponsel Baterai Gede untuk Gen Z yang Aktif
Berita terkait
Mulai November, Meksiko Larang Siswa SMA Pakai Ponsel di Sekolah
Detik.com · 22 September 2026 pukul 05.03
Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Depresi hingga Sempat Ingin Akhiri Hidup
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 08.51
13 Dampak Negatif Sering Buka Medsos
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.30
Maudy Ayunda Dirujak Netizen Gegara Video Mindfulness, Kenapa?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.45