Gunung Sinabung Sudah Siaga, Dosen UGM Ungkap Fakta Penting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali aktif pada 31 Agustus 2026 dengan memuntahkan kolom abu setinggi 3.500 meter di atas puncak atau 5.960 meter di atas permukaan laut. PVMBG menaikkan statusnya dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga). Dosen UGM Dr. Indranova Suhendro menjelaskan erupsi mungkin masuk kategori freatik, yaitu tidak ada magma yang naik, melainkan panas dari dalam memanaskan air tanah hingga mendidih dan meledak tiba-tiba. Abu vulkanik yang dihasilkan sangat halus mudah terbawa angin, berbeda dengan erupsi magmatik yang menyemburkan kerikil. Selain itu, musim kemarau membuat angin mengarah ke timur, memperparah sebaran abu ke wilayah seperti Berastagi. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi PVMBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.21
5 Langkah Aman Berkendara Saat Terpapar Abu Vulkanik dan Debu
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.47
Dinkes Kota Tangerang Imbau Cuci Terpisah Pakaian Terpapar Abu Vulkanik
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.58
Abu Gunung Lewotolok Berdampak ke 26 Desa, BPBD Lembata Siaga
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.20
Operasional Bandara Wunopito Lewoleba masih Dihentikan akibat Erupsi Gunung Lewotolok
Berita terkait
Erupsi Gunung Sinabung, Dua Kecamatan Diselimuti Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.54
Panduan Perawatan Kendaraan Komersial Terdampak Abu Vulkanik
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.01
Abu Vulkanik Capai Ibu Kota, DPW Perindo Jakarta Bagikan Masker dan Dorong Mitigasi Risiko
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 12.23
Aktivitas Meningkat, Gunung Ili Lewotolok NTT Alami 442 Letusan dalam 24 Jam
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 11.29