Harga Chip Melonjak, Sharp bakal Naikkan Harga TV pada Oktober 2026?
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9344445/original/031134100_1788946015-20260909_103709.jpg)
Sharp mengakui kenaikan harga chip memengaruhi biaya produksi TV di Indonesia. Permintaan AI global menyebabkan krisis memori chip, memaksa perusahaan menyesuaikan harga. Penyesuaian harga TV diproyeksikan terjadi pada Oktober 2026. Untuk mengatasi tekanan biaya, Sharp mengajak konsumen beralih ke TV ukuran besar (75-100 inci) yang menawarkan nilai tambah seperti integrasi aplikasi pintar dan konektivitas AIoT. Layanan AQUOS Platinum Service juga diperluas untuk mendukung transisi teknologi layar lebar.
Bagikan
Berita terkait
Sharp Ungkap Dampak Lonjakan Harga Chip, TV Jadi Lebih Mahal?
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.58
Anker Lebur 5 Merek Jadi Satu Nama, Siap Boyong Inovasi AI ke Indonesia
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 18.09
Anker Gabungkan Lima Brand, Masuk Era AI dan Robotik Global
JawaPos · 5 September 2026 pukul 23.00
Membedah 7 Inovasi Perangkat Rumah Tangga Berbasis AI dari LG di IFA 2026
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 21.23