'Harta Karun' Ditemukan di Bawah Tanah Gunung Tangkuban Parahu
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan 'harta karun' geologi bawah Gunung Tangkuban Parahu. Penelitian mengungkap sistem hidrotermal dan gas-magmatik, dengan letusan freatik menyebar hingga 1,5 km radius. Ditemukan mineral penting seperti kuarsa, kristobalit, opal, alunit, serta jarosit (penemuan pertama). Suhu air panas 200-240 derajat Celcius. Ada tiga pola letusan utama. Kolaborasi BRIN, UNPAD, dan Akita University mempercepat riset kebumian untuk mitigasi bahaya.
Bagikan
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi, Statusnya Masih Siaga III
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 17.00
Penampakan Letusan Gunung Anak Krakatau hingga Cerita Kepanikan Warga
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 14.15
Ini Jawaban Kenapa Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar Jauh hingga Bandung
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.14
Kepala Badan Geologi: Dentuman Jabar Diduga Berkaitan Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.27