Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hotspot Karhutla Kalimantan Turun, Tapi Ancaman Masih Ada

Kementerian Kehutanan mencatat penurunan signifikan jumlah hotspot karhutla di Kalimantan. Dari 2.170 titik pada 19 Agustus 2026, jumlah hotspot turun menjadi 950 titik pada 20 Agustus 2026, atau penurunan 56,2% secara nasional. Di Kalimantan Barat, hotspot menurun dari 784 menjadi 82 titik (-702). Di Kalimantan Tengah, turun dari 694 menjadi 22 titik (-672). Di Kalimantan Selatan, turun dari 85 menjadi 12 titik (-73). Total ketiga provinsi menurun dari 1.563 menjadi 116 titik (-92,6%). Penurunan ini disaktirikan pemantauan satelit Terra-Aqua NASA dengan tingkat kepercayaan menengah-tinggi. Namun, hotspot tidak selalu identik dengan kebakaran dan dapat dipengaruhi faktor atmosfer serta tutupan awan. Kondisi cuaca kemarau masih mendominasi 76,5% wilayah Indonesia, mendukung risiko karhutla meskipun El Niño dan IOD dalam fase positif. Upaya pengendalian dilakukan melalui koordinasi antar lembaga dan masyarakat, termasuk pemantauan, patroli, pemadaman, serta respons cepat. Masyarakat diminta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di wilayah kering seperti gambut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait