Ilmuwan Temukan Cara Awetkan Ginjal dalam Waktu Lebih Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4857353/original/035868400_1717845092-robina-weermeijer-sRXCFkJahGk-unsplash.jpg)
Ilmuwan berhasil mengawetkan ginjal babi pada suhu -4°C selama berhari-hari dan mentransplantasikannya kembali. Temuan ini mengatasi masalah utama donor organ yang hanya bertahan beberapa jam di luar tubuh. Metode kriopreservasi (pendinginan ekstrem hingga -196°C) sudah rutin untuk sel telur, sperma, dan embrio, tetapi belum berhasil untuk organ manusia. Contoh lain: otak Stephen Coles dibekukan di Alcor pada -146°C, sel otak menyusut lalu kembali ke bentuk semula setelah dihangatkan, meski belum berarti hidup. Pendekatan lain menggunakan mesin perfusi untuk mengalirkan nutrisi, memperpanjang penyimpanan ginjal dan hati hingga 24 jam. Penelitian terus dikembangkan untuk berbagai organ termasuk bola mata dan rahim.
Bagikan
Berita terkait
Peneliti Israel Ungkap 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.45
Kok Bisa Antarktika Jadi 'Gudang' Meteorit Terbesar di Bumi?
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 05.45
Mengenal Shadow Bands, Fenomena Unik Saat Gerhana Matahari Total
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.45
Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.20