Ilmuwan Ungkap Tes Nuklir Korea Utara Picu Aktivitas Seismik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ilmuwan mendeteksi peningkatan aktivitas seismik yang berkelanjutan di lokasi uji coba nuklir bawah tanah Korea Utara di Gunung Mantap sejak uji coba terakhir pada 2017. Studi yang diterbitkan di Jurnal Science mengungkapkan bahwa wilayah tersebut mengalami 1.399 gempa bumi antara 2008 hingga 2025, dengan intensitas dan frekuensi yang terus meningkat. Uji coba nuklir terakhir Korea Utara pada September 2017 dengan daya ledak 160 kiloton memicu gempa bumi magnitudo 6,3 dan diduga menyebabkan runtuhnya terowongan uji coba. Berbeda dengan pola seismik pasca-ledakan sebelumnya yang mereda dalam hitungan hari atau minggu, aktivitas seismik di Gunung Mantap terus berlanjut selama bertahun-tahun. Para peneliti menduga ledakan tersebut memecahkan batuan dan mengaktifkan patahan intraplate yang sudah ada, menciptakan jalur bagi air untuk mengalir dan meningkatkan tekanan pori yang memicu gempa bumi berulang.
Bagikan
Berita terkait
3 Tentara Korsel Luka-luka Akibat Ledakan di Zona Demiliterisasi
Detik.com · 21 September 2026 pukul 12.17
Breaking: Kim Jong Un Ngamuk, Korut Tembak Rudal Balistik
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.50
Tegang dengan AS, Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Balistik dalam 3 Jam
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 08.22
Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Jepang, Korsel Rapat Keamanan Darurat
Detik.com · 20 September 2026 pukul 17.48