Indonesia Didesak Percepat 5G hingga Data Center, Mastel: Jangan Sampai Tertinggal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia didorong mempercepat pembangunan infrastruktur digital agar tidak tertinggal dari negara lain. Dorongan tersebut disampaikan dalam pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, pada 5–6 Agustus 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah, industri teknologi, regulator, asosiasi, dan pelaku ekosistem digital untuk membahas arah pembangunan digital nasional.
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno menyebut konektivitas digital sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar pembangunan jaringan internet. Ia mendorong Indonesia segera mengembangkan jaringan 5G, kripto kuantum, teknologi komunikasi satelit non-terrestrial network, serta kapasitas data center yang mencukupi. Menurutnya, kebutuhan penyimpanan dan pengelolaan data berasal dari masyarakat sekaligus pemerintah. DTI-CX 2026 juga menyoroti penguatan infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan upaya menjaga kedaulatan data di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Bagikan
Berita terkait
AI Makin Luas, DPD Minta Negara Jaga Kedaulatan Data
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Data Center AI di Luar Angkasa Dikritik, Ilmuwan Khawatir Dampaknya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.49
Kinerja Moncer Jadi Modal Indosat Percepat Investasi AI dan 5G
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 20.02
Asia Pasifik Incar Kepemimpinan AI, Kedaulatan Data Jadi Senjata Utama
CNN Indonesia · 23 Juli 2026 pukul 18.27