Indonesia Didesak Percepat 5G hingga Data Center, Mastel: Jangan Sampai Tertinggal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia didorong mempercepat pembangunan infrastruktur digital agar tidak tertinggal dari negara lain. Dorongan tersebut disampaikan dalam pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, pada 5–6 Agustus 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah, industri teknologi, regulator, asosiasi, dan pelaku ekosistem digital untuk membahas arah pembangunan digital nasional.
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno menyebut konektivitas digital sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar pembangunan jaringan internet. Ia mendorong Indonesia segera mengembangkan jaringan 5G, kripto kuantum, teknologi komunikasi satelit non-terrestrial network, serta kapasitas data center yang mencukupi. Menurutnya, kebutuhan penyimpanan dan pengelolaan data berasal dari masyarakat sekaligus pemerintah. DTI-CX 2026 juga menyoroti penguatan infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan upaya menjaga kedaulatan data di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Bagikan
Berita terkait
Konektivitas Indonesia Tembus 90%, Komdigi Kejar Kualitas 5G
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 10.30
Raih Penghargaan dari BPS, Kepala BSSN: Kedaulatan Data Bisa Terwujud Jika Ditopang Keamanan Siber
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.09
Wamenkomdigi Sebut Konektivitas Digital Sudah 90%, Dorong Penguatan Kualitas
kumparan · 27 September 2026 pukul 19.35
Wamenkomdigi Beber Jaringan RI Sudah 90 Persen, Kini Bidik Ekspansi 5G
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 17.40