Ini Panduan Baca Kode Warna Lengkap di Google Maps Biar Enggak Kena Macet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4739042/original/055721400_1707471221-IMG_20240209_155347.jpg)
Google Maps memiliki sistem indikator warna untuk membantu pengemudi memahami kondisi lalu lintas secara real-time. Fitur ini dapat diaktifkan dengan mengetuk tombol Layers (Lapisan) lalu memilih opsi Lalu Lintas (Traffic). Jika fitur lalu lintas tidak aktif atau data tidak tersedia, jalanan akan tampil dalam warna abu-abu.
Setelah fitur aktif, warna jalan menunjukkan tingkat kepadatan: hijau berarti arus lalu lintas lancar tanpa hambatan; kuning dan oranye menandakan kendaraan masih bergerak tetapi melambat di bawah batas normal; merah dan merah tua menjadi peringatan kemacetan parah yang bisa disebabkan volume kendaraan tinggi, proyek perbaikan jalan, atau kecelakaan. Warna biru tidak menggambarkan kepadatan, melainkan petunjuk rute navigasi.
Jika jalur didominasi merah atau merah tua, pengguna disarankan memperhatikan rute biru muda di sekitar, karena Google Maps otomatis menawarkan jalur alternatif untuk menghemat waktu perjalanan. Memahami kode warna ini membantu pengemudi memprediksi durasi perjalanan, menghindari penumpukan kendaraan, dan memilih rute alternatif lebih tepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.49
Lalin di Cakung dan Ciracas Jaktim Macet Panjang, Ini Pemicunya
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 22.15
Atasi Macet, U-turn Jl Kartini Depok Akan Ditutup Mulai Senin Besok
Berita terkait
Jalur Solo–Yogyakarta Ditutup Sebagian Akibat Kebakaran Trans Home
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.05
4 Alasan Google Maps Kasih Rute Beda Meski Titik Lokasi dan Tujuan Sama
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 18.00
Lampu Lalu Lintas di Bandung Mati, Diduga Akibat Pencurian Kotak Traffic Light
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 17.00
Lampu Lalu Lintas di Bandung Mati, Diduga Akibat Pencurian Kotak Traffic Light
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.17