Ini Syarat Monetisasi Baru YouTube yang Bikin Ladang Cuan Kreator Kian Sempit!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381829/original/005725100_1760518725-zulfugar-karimov-B9klYJqQ4DU-unsplash.jpg)
YouTube mengumumkan pengetatan syarat monetisasi lewat YouTube Partner Program (YPP) mulai 1 Februari 2027. Kreator baru wajib memiliki minimal 1.000 subscriber dan memenuhi salah satu syarat: 8.000 jam tayang dalam satu tahun terakhir atau 20 juta tayangan Shorts dalam 90 hari. Aturan ini naik dua kali lipat dari sebelumnya, yang hanya mensyaratkan 4.000 jam tayang atau 10 juta tayangan Shorts. Untuk kreator Shorts, monetisasi akan dihentikan sementara 90 hari jika tayangan per 90 hari turun di bawah 10 juta.
Kreator yang sudah menjadi mitra YPP juga wajib mempertahankan minimal 1.000 jam tayang tahunan atau 1 juta tayangan Shorts. Alternatifnya, mereka cukup mengunggah minimal 2 video panjang atau 5 Shorts setiap 90 hari. Kanal yang tidak aktif mengunggah konten selama enam bulan akan dicabut status monetisasinya. YouTube juga berencana memperluas layanan Premium Lite ke semua negara yang memiliki akses YouTube Premium, dengan janji bagi hasil lebih baik untuk kreator.
Langkah ini disebut sebagai strategi YouTube bersaing dengan layanan streaming seperti Netflix dan HBO Max, termasuk lewat hak siar eksklusif dan fitur 'Seasons'. Saat ini YouTube mencatat 125 juta pelanggan berbayar, jauh di bawah 2,7 miliar pengguna aktif bulanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.45
YouTube Persulit Syarat Dapat Uang, Watch Time Naik Dua Kali Lipat
Berita terkait
YouTube Naikkan Syarat Monetisasi, Kreator Shorts Harus Raih 20 Juta Views
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.57
YouTube Setop Bayar YouTuber Ini, Cari Duit dari Konten Makin Susah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 07.40
YouTube Melipatgandakan Syarat Monetisasi Menjadi 8.000 Jam Tayang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 10.29
Syarat Monetisasi Kreator YouTube Makin Berat, Cek Daftarnya
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.05