iPhone 18 Pro Laris Manis di China, Kalahkan Penjualan iPhone 17 Pro
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menerima sambutan hangat di pasar smartphone China. Menurut laporan Counterpoint Research, penjualan iPhone 18 Pro series di minggu pertama ketersediaannya mengalahkan iPhone 17 Pro series pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan iPhone 18 Pro di China naik 12% dalam tiga hari setelah peluncuran dibandingkan penjualan iPhone 17 Pro selama minggu pertama penjualannya tahun lalu. Apple berhasil menempati posisi pertama dalam hal penjualan pada minggu ke-38 dengan pangsa pasar sebesar 33% di pasar smartphone China. Meskipun kenaikan harga komponen seperti RAM dan storage membuat penjualan ponsel baru di China turun 17% dari tahun ke tahun sejak Juli 2026, tren ini berbalik setelah peluncuran iPhone 18 Pro. Menurut analis, tiga faktor utama mendorong popularitas iPhone 18 Pro di China: promosi agresif dari toko ritel dan operator, peluncuran model standar yang ditunda sehingga konsumen beralih ke versi premium, dan kenaikan harga di seluruh lini ponsel premium yang membuat konsumen lebih bersedia membayar lebih mahal. Harga iPhone 18 Pro series di China juga mengalami kenaikan, dengan varian 256GB dan 512GB naik 1.000 yuan, sementara varian 1TB dan 2TB masing-masing naik 2.500 yuan dan 3.500 yuan. Dalam laporan terpisah, blogger RD Observation mencatat Apple menjual sekitar 1,3 juta unit iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max selama minggu pertama ketersediaannya di China, menunjukkan kenaikan 15% dibandingkan penjualan iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max pada minggu pertama peluncurannya tahun lalu.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Dunia Waspadai "Mirror Life", Ancaman Wabah Tak Terkendali
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 20.45
Rahasia Paus Biru Jadi Hewan Terbesar Sejagat, Dinosaurus Kalah
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 19.45
Bose Sport Open Earbuds Siap Temani Lari hingga Marathon, Harganya?
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 19.00
Peneliti Israel Sebut Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 18.45