Jakarta Dalam Bahaya Besar, PBB Sudah Kasih Peringatan Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PBB melalui laporan World Urbanization Prospects 2025 mengidentifikasi Jakarta sebagai kota dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia. Populasi Jakarta mencapai 42 juta orang, menggeser Tokyo dari posisi teratas sebelumnya. Lonjakan ini membawa ancaman serius seperti penurunan tanah dan kenaikan muka laut, yang diperkirakan akan memengaruhi seperempat wilayah kota pada tahun 2050. Meskipun ada rencana pemindahan ibu kota ke Nusantara, PBB memproyeksikan pertambahan populasi Jakarta sebesar 10 juta dalam 25 tahun ke depan.
Di urutan kedua, Dhaka, Bangladesh, dengan 36,6 juta penduduk, naik dari posisi sebelumnya dan diproyeksi menjadi kota terbesar pada 2050. Pertumbuhan penduduk di Jakarta dan Dhaka didorong oleh perpindahan warga dari desa ke kota, yang juga meningkatkan risiko bencana iklim seperti banjir. Tokyo menempati posisi ketiga dengan populasi stabil 33,4 juta.
Laporan juga menunjukkan bahwa Asia menjadi episentrum urban utama dengan 19 megacity. Di antara kota-kota tersebut, Kairo menjadi satu-satunya wakil non-Asia di 10 besar dengan 32 juta penduduk. Sao Paulo dinobatkan sebagai kota terbesar di Amerika, sementara Lagos memegang gelar serupa di Afrika sub-Sahara.
Bagikan
Berita terkait
AHY Sebut Jakarta di Bawah Pramono Bisa Jadi Contoh, Ini Alasannya
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.58
Polisi Janji Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal Demo di Jakarta
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.02
Pramono Dorong Ulama-Habaib Jaga Kerukunan dan Toleransi di Jakarta
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.56
Polda Metro Jaya Kerahkan 9.242 Personel Amankan 31 Demo di Jakarta
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.56