Jangan Salah Pakai Masker Saat Ada Abu Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Beberapa wilayah di Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung terdampak hujan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Pakar vulkanologi ITB, Dr Eng Ir Mirzam Abdurrachman ST, MT menjelaskan bahwa abu vulkanik berbeda dari abu biasa karena mengandung silika (SiO2) dengan tingkat kekerasan 7, mirip pasir kuarsa. Jika terhirup atau terkena mata, abu ini dapat menyebabkan iritasi. Untuk melindungi diri, wajib memakai masker yang sudah dibasahi, baik itu masker medis, masker kain, atau kain biasa. Menurut Mirzam, abu vulkanik mudah menempel pada air, sehingga masker yang lembab dapat menahan partikel halus tersebut. Selain itu, disarankan memakai pelindung mata saat berada di luar rumah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 16.22
Cegah Terpapar Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Warga Jakarta Diimbau Pakai Masker
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 05.58
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Banten Diimbau Pakai Masker
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 16.00
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Bandung, Penerbangan Bandara Husein Ditutup Sementara
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.30
Warga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak Krakatau
Berita terkait
Menkes Ungkap 3 Bahaya Abu Anak Krakatau: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah
Detik.com · 6 September 2026 pukul 13.24
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa, Bakauheni-Merak Masih Normal
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.07
Polisi di Bogor Bagi-bagi Masker Antisipasi Dampak Abu Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.21
Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Bogor Bagikan Masker
kumparan · 6 September 2026 pukul 14.05