Jaringan Aneh Sepanjang 11.000 Tahun Cahaya Ada di Bawah Tanah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian Society for the Protection of Underground Networks (SPUN) mengungkap bahwa jaringan jamur mikoriza arbuskular (AM) di bawah tanah mencakup 11.000 tahun cahaya atau 110 kuadriliun kilometer. Jaringan ini menyimpan 300 megaton karbon, 4-6 kali lebih banyak daripada seluruh manusia. Jamur AM menghubungkan 70% spesies tanaman, mengangkut air dan nutrisi, sementara tanaman memberi gula hasil fotosintesis. Jaringan ini berperan penting dalam penyimpanan karbon dan regulasi iklim, menyerap 4 miliar ton karbon dioksida per tahun. Namun, padang rumput seperti Sudan Selatan, Everglades, dan Tibet yang penuh jamur, dihancurkan cepat menjadi lahan pertanian. Pembajakan benang jamur dan pupuk kimia membuat jaringan layu, berpotensi menghancurkan sistem pasokan makanan dan penyimpanan karbon dunia.
Bagikan
Berita terkait
Hadapi Perubahan Iklim, Serang Perkuat Konservasi Lingkungan
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 19.49
Ngeri! Kiamat Pangan Hantam Eropa, Kerugian Tembus Rp3.734 T
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.03
Konservasi Batang Toru, BBKSDA Sumut Pastikan Perusahaan Bersinergi Terlibat Rencana Aksi Partisipatif
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.21
DLH Kabupaten Bekasi Gandeng Dunia Usaha Tanam 1.500 Bibit Pohon Bakau
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.32