Jejak Konsumsi Obat Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi, Berusia 25.000 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3083592/original/067902700_1584951285-areca-tree-4754234_1920.jpg)
Peneliti menemukan jejak konsumsi obat tertua di dunia di Sulawesi, Indonesia. Biji pinang (Areca catechu) yang mengandung zat neuroaktif arekolin pernah diulum secara rutin oleh pemburu dan peramu pada Zaman Es, berusia 25.000 tahun. Dua cerukan gigi manusia purba (berusia 25.000-16,000 tahun dan 7,600-6,300 tahun) menunjukkan alur gigi parah akibat penggunaan pinang untuk meredasi nyeri gigi. Penggunaan langsung tanpa kapur sirih menyebabkan nyeri di mulut tetapi memperburuk kerusakan gigi. Temuan ini memperdebatkan bahwa manusia sudah menggunakan tanaman neuroaktif ribuan tahun sebelum pertanian berkembang, sekaligus menunjukkan inovasi medis pra-sejarah di Sulawesi.
Bagikan
Berita terkait
Jejak Obat Psikoaktif Tertua Dunia Ditemukan di Sulawesi
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 08.30
Manusia Bawa Macan Tutul di Punggung Kemudian Ditunggangi
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.20
FOTO: Menyingkap Tabir Lukisan Tertua Dunia di Pulau Muna Sulawesi
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
Kerangka Wanita Hamil Berusia 9 Ribu Tahun Ditemukan di Swedia
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 01.53