Jelang Puncak Kemarau, Wilayah Ini Tak Dapat Hujan Lebih dari 2 Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami hari tanpa hujan (HTH) ekstrem, yaitu lebih dari 60 hari. Tercatat 6 titik pengamatan dengan kategori ekstrem: 1 di Jawa Tengah, 2 di DI Yogyakarta, dan 3 di Jawa Timur. Selain itu, 331 titik mengalami HTH sangat panjang (31–60 hari), dominan di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian kecil wilayah lain. Kondisi ini terjadi karena musim kemarau memasuki puncaknya. BMKG memprediksi 12,26% wilayah Indonesia mengalami puncak kemarau pada Juli, 48,84% pada Agustus, dan 25,41% pada September 2026. El Niño yang masih aktif dengan anomali suhu laut +1,47 memperkuat dampak atmosfer kering. Meski demikian, hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem masih terjadi di beberapa daerah seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Kalimantan Utara akibat pengaruh Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. BMKG menyatakan pola kering akan lebih dominan, tetapi hujan lokal masih berpeluang terjadi.
Bagikan
Berita terkait
Bali Terdampak El Nino, Musim Hujan Diprediksi Mundur & Lebih Singkat, Waspada!
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 06.16
Jatim 'Terpanggang' Puncak Kemarau, Kapan Mulai Diguyur Hujan?
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.00
BMKG: Bantul Sudah 4 Bulan Tanpa Hujan
kumparan · 22 September 2026 pukul 15.12
Musim Hujan 2026-2027 Diprediksi Mundur di 61% Wilayah Indonesia
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 13.12