Jurnal 1960 Ramal Kiamat 13 November 2026, Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Klaim mengenai kiamat pada 13 November 2026 berasal dari artikel jurnal Science tahun 1960 karya Heinz von Foerster dan rekan. Namun, tulisan tersebut bukan ramalan paranormal, melainkan hasil model matematika mengenai pertumbuhan populasi manusia. Tanggal tersebut merupakan titik di mana populasi secara teoritis mencapai angka tak terhingga jika pola pertumbuhan dua milenium sebelumnya terus berlanjut tanpa perubahan.
Faktanya, prediksi ini tidak berlaku karena laju pertumbuhan penduduk global telah melambat dan tidak lagi mengikuti asumsi model tahun 1960. 'Kiamat' dalam konteks penelitian ini adalah konsekuensi ekstrem dari ekstrapolasi matematika, bukan prediksi kehancuran fisik Bumi. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung bahwa dunia akan berakhir pada tanggal tersebut.
Bagikan
Berita terkait
2.000 Lebih Pelajar Ikuti Kompetisi Matematika untuk Asah Cara Berpikir Kritis
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.36
Astronom Temukan Fenomena Langka, Dua Bintang Baru Menyatu Jadi Biner 60 Tahun Lalu
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.16
OpenAI Klaim Pecahkan Soal Matematika Rumit Pakai 10 Ribu Bot
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.32
Peran Kotoran Hewan dalam Evolusi Ledakan Kambrium Menurut Ilmuwan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.08