Kacamata Pintar Meta Dilarang Masuk Pengadilan Inggris dan Wales
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengadilan di Inggris dan Wales melarang penggunaan kacamata pintar Meta di seluruh gedung pengadilan karena perangkat tersebut dapat merekam video secara diam-diam. Kebijakan ini ditetapkan His Majesty’s Courts & Tribunals Service (HMCTS), yang menangani pengadilan pidana, perdata, dan keluarga. Pengambilan gambar atau video tanpa izin dapat dianggap sebagai penghinaan terhadap pengadilan. Petugas akan menyita sementara kacamata itu saat pengunjung atau pengacara masuk, lalu mengembalikannya ketika mereka meninggalkan gedung. Smartphone tetap boleh dibawa, tetapi tidak boleh digunakan untuk merekam persidangan.
Kekhawatiran meningkat setelah penggugat Laimonas Jakštys diminta melepas kacamata pintar dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Inggris pada awal 2026. Hakim Raquel Agnello KC menilai ia mungkin mendapat bantuan saat memberikan kesaksian, meski Jakštys membantahnya. HMCTS tidak memiliki data jumlah penyitaan atau kasus penggunaan perangkat tersebut. New York telah menerapkan larangan serupa pada Juli 2026. Kacamata Meta memungkinkan perekaman video dari sudut pandang pengguna, memicu kekhawatiran privasi. Meta menyatakan lampu indikator berkedip saat perekaman, sementara penjualannya mencapai 7 juta unit pada 2025 dengan harga £269–£469.
Bagikan
Berita terkait
Meta Rilis Kacamata Pintar Tanpa Kamera, Segini Harganya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.18
Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.15
Meta Bakal Jual Kacamata Tanpa Kamera usai Dikritik Gegara Pelanggaran Privasi
kumparan · 18 September 2026 pukul 12.21
Meta Dikepung Kekhawatiran Privasi, Kacamata Pintar Mulai Ditolak Sejumlah Ruang Publik
JawaPos · 1 September 2026 pukul 16.45