Karyawan Teknologi Silicon Valley Hilang dalam Tragedi Banjir Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pekerja teknologi dari Silicon Valley, Prabhath Sajeepa (48 tahun), masih hilang setelah tragedi banjir bandang di Nepal pada Rabu. Ia bekerja sebagai engineering leader di Pure Storage sejak 2016 dan sebelumnya di Cisco. Sajeepa aktif di Isha Foundation selama beberapa tahun. Dari rombongan 80 orang yang berafiliasi yayasan tersebut, 22 orang dari AS termasuk yang hilang. Banjir diakibatkan patahnya gletser yang menghantam dasar lembah, menciptakan longsoran es. Otoritas Nepal mengumumkan 65 warga AS yang hilang. Video dari pemimpin Isha Foundation menunjukkan rombongan berada di gedung imigrasi di Gyirong sebelum banjir menerjang. Pesan terakhir ketua rombongan dikirim 9 menit sebelum banjir: "Ini adalah peristiwa yang sangat mengerikan dan di luar dugaan."
Bagikan
Berita terkait
Korban Meninggal Banjir Bandang Nepal-China Tembus 633 Orang, 3.000 Masih Hilang
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 07.15
Nepal Batalkan Penolakan Bantuan Asing untuk Operasi Penyelamatan
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 05.10
Ratusan Tewas-Hilang Akibat Banjir Nepal, Penyebabnya Diyakini Es yang Mencair
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.42
341 Turis Asing Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal: Warga India hingga Malaysia
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 08.47