Kebohongan Baru Elon Musk, Dampaknya Tak Main-Main
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada tahun lalu, CEO Tesla Elon Musk menjanjikan robotaxi akan berkembang dengan laju hipereksponensial dan tersedia bagi separuh populasi AS pada akhir 2025. Namun, pada panggilan pendapatan bulan Juli 2026, Musk dan tim lebih berhati-hati karena peluncuran lebih lambat dari perkiraan. Uji coba robotaxi dilakukan pada skala kecil pada Juni 2025, dan ekspansi terbatas pada beberapa kota di Texas dan Florida, terutama di daerah pinggiran.
Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan regulasi di tiap kota serta kendala operasional dan perangkat lunak. Wakil presiden teknik Tesla, Lars Moravy, menjelaskan bahwa perusahaan harus memenuhi persyaratan satu per satu sebelum membuka layanan. CFO Vaibhav Taneja mengakui adanya masalah yang perlu diselesaikan pada armada kecil sebelum diperluas.
Saham Tesla dilaporkan telah turun 13% dan diperkirakan akan mengalami penurunan lebih dalam. Selama tahun ini, saham turun hampir 17%. Analis Barclays menyatakan bahwa diperlukan lebih banyak bukti untuk menunjukkan kemampuan Tesla berdampak pada robotaxi, dan perusahaan tidak memberikan target ekspansi terbaru.
Bagikan
Berita terkait
Elon Musk Bangun Bisnis Baru, Rela Bakar Duit Rp 300 T
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.45
Ambisi AI Elon Musk Cemaskan Investor, Saham SpaceX Anjlok
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.50
Elon Musk Mengaku Tobat Setelah Kerajaan Bisnisnya Hancur Lebur
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 21.00
Motul Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Motor di Mozia MotoFest 2026
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.55