Kecanduan HP Bisa Pertaruhkan Nyawa dan Waktu, Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3563668/original/031403700_1630992508-gigi-PDHwGhByXOM-unsplash_1_.jpg)
Laporan Pew Research Center menunjukkan 53% dari hampas 10.000 responden berusia 18 ke atas mengakui penggunaan ponsel berlebihan, dengan 70% pada kelompok usia 18-29 tahun. Rata-rata global, orang menghabiskan 4 jam 37 menit per hari di ponsel dan memeriksanya 58 kali sehari, setara dengan 76 hari penuh dalam setahun. Platform Semrush mencatat frekuensi ini semakin tinggi di kalangan remaja dan pengguna muda.
Penggunaan berlebihan ponsel berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mencatat 3.208 kematian akibat kecelakaan terdistraksi di jalan pada 2024. Aktivitas seperti membaca pesan saat mengemudi dapat menyebabkan pandangan teralih selama 5 detik pada kecepatan 55 mil per jam, setara dengan ditutupnya mata selama satu laga sepak bola penuh.
Dampak psikologis juga signifikan. Riset Universitas Columbia menyebutkan kecemasan, depresi, isolasi sosial, dan bahkan pikiran bunuh diri dapat timbul akibat kecanduan ponsel. Survei Pew menunjukkan 41% responden merasa waktu tidur terganggu, dan 34% produktivitas kerja menurun. Meski 45% mencoba mengurangi penggunaan ponsel, hanya 25% berhasil. Untuk pengguna iPhone, menyembunyikan aplikasi di folder App Library disarankan sebagai langkah awal untuk mengurangi akses impulsif.
Bagikan
Berita terkait
Apa Itu Silent HP? Pengertian, Fungsi, Cara Mengaktifkan, dan Ciri Kepribadian Penggunanya
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.18
13 Fitur QuickLook yang Perlu Diketahui
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.30
Gagal Jaga Jarak, Truk Kontainer Kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 14.08
Coba Hindari Truk, 2 Mobil Tabrakan hingga Terguling di Tol JORR
Detik.com · 3 September 2026 pukul 13.42