Kenapa Dentuman Gunung Anak Krakatau Terdengar ke Bandung tapi Tidak di Jakarta?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 September 2026 terdengar di Bandung namun tidak di Jakarta karena suara vulkanik membelok naik ke atmosfer. Penjelasan PVMBG dan BMKG menyatakan energi akustik letusan tipe fountain bisa merambat ratusan kilometer. Data magnet bumi keempat stasiun (Lampung, Serang, Sukabumi, Tretes) mencatat gangguan sesuai waktu letusan, memperkuat korelasi. Perbedaan arah angin di lapisan atmosfer menyebabkan suara membelok ke atas (upward refraction), menciptakan zona bayangan akustik di Banten, Jakarta, dan Bogor. Fenomena serupa pernah terjadi pada erupsi Kelud 2014 dan Anak Krakatau 2020.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 19.00
Badan Geologi Ungkap Alasan Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar hingga Bandung
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.50
Kenapa Dentuman Gunung Anak Krakatau Bisa Sampai ke Bandung?
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 08.51
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Warga Tetap Padati CFD Rasuna Said
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 06.48
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta
Berita terkait
PVMBG Sebut Anak Krakatau Lepas Energi Bisa Merambat Ratusan Kilometer
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.00
Sejumlah Toko di Jakarta Mulai Kehabisan Stok Masker Imbas Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 13.50
Dugaan Sumber Dentuman di Bandung: Anak Krakatau hingga Skyquake
Detik.com · 5 September 2026 pukul 22.05
PVMBG Duga Dentuman Misterius Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 16.16