Ketika Taekwondo Virtual Unjuk Gigi di Asian Games Pakai Headset VR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Taekwondo virtual resmi diperkenalkan pada Asian Games 2026 di Nagoya, menggabungkan ketangkasan fisik dengan teknologi Virtual Reality (VR). Atlet bertarung dalam arena digital tanpa kontak fisik langsung, sehingga mengurangi risiko cedera namun tetap menuntut fisik yang prima. Inovasi ini didukung penuh oleh World Taekwondo sebagai terobosan olahraga digital.
Format baru ini menghapus pembagian divisi berat badan dan kategori gender, memungkinkan atlet pria dan wanita bertanding dalam satu arena. Darren Yap dari Singapura dan Chau Ngoc Tuyet Sang dari Vietnam menjadi contoh atlet yang merasakan fleksibilitas sistem ini. Sebelumnya, cabang ini telah tampil di Olympic Esports Week 2023 dan Kejuaraan Dunia 2024 sebelum masuk ke ajang Asian Games.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 19.16
Asian Games 2026 Resmi Ditutup, Selanjutnya di Qatar pada 2030
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 21.37
Pelatih sebut dua medali padel Indonesia di luar ekspektasi
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 20.11
Perjuangan sengit di Final! Pasangan Padel putri Indonesia raih perak di Asian Games 2026
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 15.11
BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Dorong Atlet Raih Prestasi Terbaik
Berita terkait
Jadwal Asian Games 2026 Hari Ini: 21 Cabor Digelar, Esports Mulai Bertanding
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 07.42
Saksikan Final Padel Asian Games 2026 Sekarang, Fitriani/Fadona Vs Tsukamoto/Tokumoto
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.11
BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 10.05
Porprov Jateng XVII Bakal Diikuti 7.990 Atlet, Rebutkan 2.769 Medali
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.43