Kinerja Moncer Jadi Modal Indosat Percepat Investasi AI dan 5G
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indosat Ooredoo Hutchison mencatat pertumbuhan dua digit pada semester I 2026. Pendapatan mencapai Rp30,7 triliun (naik 13,1%), EBITDA Rp14,6 triliun (naik 14%, margin 47,6%), dan laba bersih melonjak 49,2% menjadi Rp3,2 triliun. Perusahaan mempercepat transformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis AI dengan fokus pada AI Cloud, perluasan 5G, dan penguatan ekosistem AI. AI Cloud mencatat pendapatan USD33 juta dalam enam bulan, melampaui total 2025 sebesar USD28 juta. Indosat juga membentuk PT Infra Fiber Teknologi bersama Arsari Group, mengalihkan 86.000 km jaringan serat optik untuk memperoleh Rp11,7 triliun dan beralih ke model bisnis asset-light. Di sisi operasional, trafik data naik 19,9%, ARPU naik 17,3% menjadi Rp46.000, dengan basis pelanggan 93,4 juta. Integrasi AI berhasil menurunkan emisi karbon 50,89%, dan perusahaan masuk tiga indeks ESG KEHATI. Indosat juga menargetkan satu juta talenta digital dan 100.000 wirausaha AI hingga 2029 melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Wadhwani Foundation.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.33
Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% dan Aset Tembus Rp228,2 T
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 20.16
XL Ultra 5G+ Hadir dengan Akses Paket Plus Google Gemini
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 16.35
Kantongi Spektrum Emas, Begini Rencana Indosat Ooredoo
Berita terkait
Dorong Efisiensi Kontraktor, APPEKNAS dan PT Valid Data Solusi Teken MoU Penerapan AI
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 17.15
Sinergi Telkom-Danantara, Pasar Segmen Enterprise Diperkirakan Tumbuh hingga 30 Persen
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.45
Punya Potensi Tumbuh, Telkom Perkuat Pengembangan Bisnis Enterprise
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.57
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57