Lebih dari 230 Juta HP Murah bakal Hilang di Pasar Akibat AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2738209/original/095781400_1551162420-iStock-952414660.jpg)
Pasar smartphone global diproyeksikan pulih secara volume penjualan hingga 2030, namun segmen HP murah (di bawah USD 200) akan mengalami penurunan sekitar 40% antara 2025 dan 2030. Menurut analis Counterpoint Research, penurunan ini setara dengan lebih dari 230 juta unit per tahun yang hilang dari pasar. Penyebab utama adalah meningkatnya biaya komponen, khususnya memori DRAM dan NAND, akibat industri AI yang mengalihkan produksi komponen ke infrastrustrukturnya. Produsen chip semakin mengutamakan pembuatan komponen untuk AI, sehingga pasokan komponen untuk HP berkurang. Kenaikan harga ini mempengaruhi margin keuntangan produsen, membuat lini HP entry-level semakin sulit dipertahankan. Segmen mid-range dan premium diprediksi akan menjadi fokus utama produsen pada 2030, sementara konsumen berpendapatan rendah mungkin beralih ke HP bekas atau refurbished.
Bagikan
Berita terkait
Top 3 Tekno: 47 Fitur AI Samsung Galaxy S26 FE Bikin Penasaran
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.11
Qualcomm Rilis 2 Chipset Snapdragon Baru, Ini HP yang Kebagian
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.30
Kata Bos Samsung Soal Galaxy S26 FE: Teknologi Canggih Harus Bisa Dirasakan Banyak Orang
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.00
Update Android Ini Bakal Bikin HP Kamu Sekarang Kelihatan 'B Aja'
Detik.com · 23 September 2026 pukul 19.30