Longsoran Es Himalaya dan Perubahan Iklim Diduga Picu Banjir Bandang di Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Longsoran es sebesar 610 meter dari gletser Himalaya pada ketinggian 5.180 meter memicu banjir bandang di Nepal pada 26 Agustus 2023. Bongkahan es jatuh hampir 1.200 meter menuju Sungai Bhote Koshi, menghancurkan wilayah dalam hitungan detik. Longsoran menghasilkan sinyal guncangan 5,2 magnitudo, menggantikan pencatatan awal sebagai gempa bumi 4,4. Ratusan orang dilaporkan hilang di Nepal dan Tibet. Para ahli menduga kenaikan suhu iklim mempercepat keruntuhan gletser, meski penyebab pasti masih diteliti. Data satelit menunjukkan tutupan salu berkurang drastis sebelum kejadian. Bencana serupa pernah terjadi di India 2021 dengan lebih dari 100 korban jiwa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.15
Mengapa Banjir Bandang Nepal Bisa Terjadi Tanpa Hujan?
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.28
Lonjakan Air 9 Meter dalam 30 Menit, Longsoran Es Picu Banjir Bandang Nepal
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.00
Dalai Lama Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
Berita terkait
Korban Tewas dan Hilang Banjir Bandang di Nepal Bertambah, KBRI Dhaka dan Beijing Pantau Kondisi WNI
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
7 Fakta Baru Banjir Bandang Nepal-Tibet, 165 Tewas-1.000 Orang Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
Foto: Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.10