MacBook Air Jadi Barang Langka Gara-gara Krisis RAM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple menaikkan harga MacBook Air karena kelangkaan memori global, dan kini laptop tersebut semakin sulit didapatkan karena stok menipis. Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, konsumen yang membeli MacBook Air saat ini harus menunggu hingga akhir Agustus untuk menerima unitnya. Sumber toko ritel mengatakan Apple kesulitan menjaga ketersediaan laptop dan pengiriman unit baru jauh lebih terbatas dari perkiraan. Kelangkaan ini dikaitkan dengan krisis memori yang sedang berlangsung.
Di toko online Apple, MacBook Air M5 versi 13 inci dan 15 inci dalam semua konfigurasi mengalami penundaan pengiriman hingga awal September. Semakin tinggi varian RAM, semakin panjang waktu tunggunya. Apple juga lebih mempromosikan MacBook Pro M5 versi dasar untuk promo back-to-school, padahal harganya jauh lebih mahal. Beberapa materi promosi bahkan memuat peringatan bahwa ketersediaan MacBook Air tergantung stok.
Harga MacBook Air naik dari USD 1.099 menjadi USD 1.299 sejak akhir Juni karena lonjakan harga komponen, terutama RAM. Harga iPad dan model Mac lain juga naik. Apple juga menghapus beberapa konfigurasi Mac Studio dan Mac Mini dari toko online. Untuk mengatasi masalah ini, Apple kabarnya akan menggandeng perusahaan asal China sebagai pemasok komponen memori.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.40
Laptop Apple Paling Laku Tiba-Tiba Hilang, Naik Harga Gila-gilaan
Berita terkait
Apple Kasih Peringatan, Pengguna iPhone Lama Harus Segera Update
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.20
iPhone Duo Hadapi Masalah Produksi: Jadi Langka?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.10
Speaker iPhone 18 Pro Berisik, Unit Pengganti Ikut Bermasalah
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.41
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.35