Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MacBook Pro Pemberian Ayah Jadi Senjata Utama Amanda Mitsuri Besarkan Massicot

Amanda Mitsuri, pendiri brand aksesori dan fashion lokal Massicot, memulai karir desainnya berkat hadiah MacBook Pro dari ayahnya pada 2011. Ayahnya, seorang geolog dan wirausahawan, memberikan perangkat tersebut sebagai landasan karir, bukan sekadar warisan materi. Keputusan itu memicu dorongan Amanda untuk membangun usaha mandiri, dan MacBook Pro menjadi alat kerja pertamanya sebagai perancang produk.

Pada 2018, setelah melahirkan dan mengalami kondisi klinis yang mengharuskan isolasi 3–4 bulan, suaminya memberinya iPad Pro. Perangkat itu bertransformasi menjadi studio portabel: dengan Procreate dan Apple Pencil, Amanda menyalurkan emosi dan ide lewat lukisan digital, yang ia sebut "save my life" di masa trauma pasca-melahirkan. Fleksibilitas iPad Pro memungkinkannya berkarya sambil merawat bayi tanpa terikat meja kerja konvensional.

Saat ini Amanda mengandalkan ekosistem Apple penuh (iPhone, iPad Pro, MacBook Pro) untuk operasional Massicot. Integrasi linier antar-perangkat menciptakan alur kerja seamless, membuat tim kecil beroperasi seperti tim besar. Kalibrasi warna akurat, stabilitas sistem, dan minimnya bug menjadi krusial untuk industri fashion dan visual storytelling. Massicot kini berkembang melalui kolaborasi strategis, mempertahankan identitas sebagai pencerita (storyteller) bukan fast fashion, dengan setiap koleksi merefleksikan kepekaan terhadap lingkungan.

Berita terkait