Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Cuma Pakai Sidik Jari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) mengembangkan sistem pembayaran digital bernama Polpay yang menggunakan sidik jari sebagai otentikasi biometrik. Polpay mengintegrasikan sensor sidik jari dengan teknologi Electric Data Capture (EDC) dan memproses data biometrik melalui edge computing sebelum dienkripsi dengan AES-256 dan dikirimkan ke server melalui SSL/TLS. Teknologi ini dirancang sebagai alternatif pembayaran biometrik yang lebih terjangkau dibandingkan sistem lainnya. Tim pengembang terdiri atas Tiara Ramadhani, Al Farabi Obiansyah, Marcelino Budi Prakasya, M. Fakhri Ghonim Styanda, dan M. Rakhma Aifil Indira. Pengembangan Polpay menghadapi tantangan keamanan data dan biaya infrastruktur, namun telah lolos pendanaan PKM Karsa Cipta dan siap muncul di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) November 2024.
Bagikan
Berita terkait
UGM Jadi Kampus dengan Komersialisasi Paten Tertinggi di Indonesia
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 09.30
Ramai Dikaitkan dengan Manuver 2029, Ganjar Akhirnya Beberkan Topik Obrolannya dengan Anies
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 07.00
Guru Besar UGM: Kuliah Gratis Pemerintah Jangan Hanya Sasar Mahasiswa PTN
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 15.35
BRIZZI x Arkiv Vilmansa: Paduan Karya Seni dan Fungsi Pembayaran Digital
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.21