Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Cuma Pakai Sidik Jari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) mengembangkan sistem pembayaran digital bernama Polpay yang menggunakan sidik jari sebagai otentikasi biometrik. Polpay mengintegrasikan sensor sidik jari dengan teknologi Electric Data Capture (EDC) dan memproses data biometrik melalui edge computing sebelum dienkripsi dengan AES-256 dan dikirimkan ke server melalui SSL/TLS. Teknologi ini dirancang sebagai alternatif pembayaran biometrik yang lebih terjangkau dibandingkan sistem lainnya. Tim pengembang terdiri atas Tiara Ramadhani, Al Farabi Obiansyah, Marcelino Budi Prakasya, M. Fakhri Ghonim Styanda, dan M. Rakhma Aifil Indira. Pengembangan Polpay menghadapi tantangan keamanan data dan biaya infrastruktur, namun telah lolos pendanaan PKM Karsa Cipta dan siap muncul di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) November 2024.
Bagikan
Berita terkait
Buat Jajan Sampai Jalan, Easy Aja Pakai BRI Kartu Kredit
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.22
Transformasi AI di Sektor Pembayaran Perlu Dilakukan Bertahap
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 23.30
CIMB Niaga Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Ritel, Perkuat Ekosistem Pembayaran Nasional
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
Rampung Dibangun, Gedung FIB UGM Rp131 Miliar Dilengkapi PLTS dan RTH
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 20.15