Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malware GoSerpent Bidik Lembaga Pemerintah dan Diplomatik di Asia Tenggara, Ini Modusnya

Perusahaan riset dan keamanan siber Kaspersky mengungkap ancaman siber baru bernama GoSerpent yang mengincar lembaga pemerintah dan institusi diplomatik di kawasan Asia Tenggara. Temuan ini diidentifikasi oleh tim Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky pada Juli 2026. Malware berjenis Remote Access Trojan (RAT) ini dirancang khusus untuk menyusup ke dalam jaringan secara diam-diam demi mencuri data berharga milik korban.

Operasi GoSerpent menunjukkan tingkat kecanggihan tinggi karena lebih mengutamakan akses jangka panjang dibandingkan serangan kilat. Dalam aksinya, peretas memanfaatkan kombinasi alat khusus seperti backdoor GoSerpent, Stowaway, dan TmcLoader yang bekerja secara bertahap. Malware ini juga memiliki kemampuan bertahan yang kuat dan sengaja menyamarkan nama berkasnya agar terlihat seperti proses sistem resmi guna mengelabuhi perangkat keamanan siber.

Peneliti Keamanan Utama Kaspersky, Noushin Shabab, menjelaskan bahwa strategi utama kelompok penyerang ini terletak pada kesabaran mereka. Setelah berhasil menanamkan akses awal, mereka memilih untuk menunggu dan memantau sistem selama berminggu-minggu sebelum mengumpulkan data sensitif. Pendekatan ini membuat aktivitas berbahaya GoSerpent sangat sulit dideteksi oleh pengelola keamanan jaringan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait