Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Mantan Bos Jadi Pengkhianat, Apple Tak Ragu Bawa ke Pengadilan

Apple dan OpenAI sedang terlibat sengketa hukum serius di Pengadilan Distrik AS di San Jose, California. Apple melayangkan gugatan hukum pada Juli 2026 terhadap OpenAI serta dua mantan staf berpengaruhnya, Tang Tan dan Chang Liu, dengan tuduhan pencurian rahasia dagang. Apple mengklaim kedua mantan karyawannya menyalahgunakan informasi sensitif termasuk desain perangkat keras, sistem manufaktur, dan operasional rantai pasok untuk kepentingan OpenAI dalam pengembangan produk keras konsumen. Apple juga menyatakan bahwa OpenAI merekrut sekitar 400 mantan pegawai untuk proyek rahasia tersebut.

OpenAI membantang dengan menyatakan bahwa sengketa ini adalah konsekuensi dari kebijakan internal Apple yang menurutnya menyebabkan kebocoran data. Mereka menuduh Apple sengaja menggunakan gugatan hukum untuk menakut-nakuti karyawan agar tidak bergabung dengan kompetitor. OpenAI juga menyoroti kebijakan Apple yang mendorong penggunaan akun iCloud pribadi untuk keperluan kerja, yang menurunkatkan pembatasan antara data pribadi dan rahasia perusahaan.

Tang Tan, mantan staf Apple selama 24 tahun, dan Chang Liu membela diri dengan menyatakan bahwa akses dokumen setelah keluarnya hanyalah untuk membantu rekan kerja mencari berkas yang tertinggal, dan Tang Tan juga menegaskan telah mengembalikan semua prototipe sebelum meninggalkan perusahaan. Konflik ini menandai akhir dari kemitraan strategis antara kedua perusahaan yang pernah dijalin dua tahun sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait