Mengenal X Money, Ambisi Lama Elon Musk yang Penuh Risiko
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
Elon Musk resmi meluncurkan X Money, layanan perbankan digital di platform X yang berfungsi sebagai dompet digital untuk transfer uang antarpengguna, penyimpanan saldo, dan penyediaan kartu debit fisik. Peluncuran ini menimbulkan kekhawatiran karena reputasi X sebagai platform yang dikenal menyebarkan informasi palsu, materi pelecehan seksual anak, dan ujaran kebencian. Senator Elizabeth Warren (D-MA) mengirim surat kepada Musk awal 2026 memperingatkan bahwa X Money berisiko menimbulkan bahaya bagi konsumen, keamanan nasional, dan stabilitas sistem keuangan, menilai kegagalan mengoperasikan X dengan aman membuat pengguna ragu soal keamanan keuangan mereka.
Ambisi Musk menciptakan aplikasi perbankan sudah ada sejak 1999 ketika ia mendirikan X.com, sistem pembayaran e-commerce yang kemudian bergabung dan membentuk PayPal. Musk dikeluarkan dari posisi CEO akibat perbedaan pendapat dengan dewan direksi. Kini ia menargetkan X menjadi "aplikasi serba bisa" mirip WeChat Tiongkok, sebagaimana dikonfirmasi mantan CEO Linda Yaccarino. Fitur ini seharusnya dirilis 2024 sesuai janji Musk pada Oktober 2023, namun baru terealisasi setelah tertunda lebih dari dua setengah tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 10.04
Elon Musk Memperkenalkan X Money, Langkah Besar Menuju Super App
Berita terkait
Elon Musk Rilis Layanan Perbankan X Money, Apa Keunggulannya?
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 10.35
Elon Musk Soroti Kekuatan Manufaktur Tiongkok dan Peran Shanghai bagi Tesla
JawaPos · 26 September 2026 pukul 13.30
Video: Bank Amar Pakai AI Sebagai "Tools" Bukan Pengganti SDM Bank
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 13.00
Nasabah Bank dan Fintech Bisa Tarik Tunai di ATM Link Tanpa Kartu
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.02