Meta Rilis Muse Voice Transcribe, Model AI yang Bisa Bedakan 20 Pembicara dan Banyak Bahasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Meta merilis Muse Voice Transcribe, model AI audio real-time yang mampu mengenali lebih dari 20 pembicara dan memproses lebih dari 70 bahasa dalam satu sesi. Model ini mendukung dikte, transkripsi, serta pengenalan fenomena code-switching, yaitu campuran bahasa dalam satu kalimat. Muse Voice Transcribe dilatih untuk menangani kondisi audio dunia nyata yang tidak sempurna, seperti pergantian bahasa di tengah kalimat dan sesi berdurasi satu jam dengan banyak peserta.
Menurut CEO Meta Mark Zuckerberg, model ini menggunakan jeda adaptif untuk memprediksi token dan meningkatkan akurasi, dengan kecepatan pemrosesan yang menyesuaikan kesulitan kata. Saat peluncuran, 25 dari 70 bahasa yang dilatih telah tervalidasi. Demonstrasi yang dibagikan menunjukkan kemampuan sistem untuk secara otomatis membedakan pembicara dan beralih bahasa sesuai alur percakapan.
Peluncuran ini terjadi tak lama setelah Google merilis Gemini 3.5 Transcribe, yang sudah terintegrasi dengan berbagai produk seperti Android dan Chrome. Namun, belum diketahui apakah Meta akan menggabungkan Muse Voice Transcribe ke dalam layanan utamanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 13.45
Instagram Akan Hukum Akun Influencer AI yang Pura-pura Jadi Manusia
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.40
Heboh Email Karyawan Lenyap Seketika Gara-Gara AI Ngamuk, Ngeri!
Berita terkait
Meta Dikepung Kekhawatiran Privasi, Kacamata Pintar Mulai Ditolak Sejumlah Ruang Publik
JawaPos · 1 September 2026 pukul 16.45
Rencana Gagal Zuckerberg Ingin Ganti Karyawan Meta dengan AI
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
Robot Pengelola Pusat Data Siap Ambil Alih 80 Persen Tugas Teknis
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 13.03
Meta Hapus Jaringan Akun Iran yang Gunakan AI untuk Intervensi Politik AS
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.07