Microsoft Peringatkan Bahaya Pakai Wi-Fi Hotel, Modus Ini Paling Mengerikan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4605993/original/068347600_1696949483-turag-photography-1uQe5BIiH8w-unsplash.jpg)
Microsoft memperingatkan operasi peretasan baru bernama “CaptiveCrunch,” yang dikaitkan dengan Rusia, yang telah menargetkan jaringan Wi-Fi hotel sejak Mei 2026. Penyerang menipu pengguna untuk mengunduh file berbahaya melalui pop-up yang muncul saat terhubung ke Wi-Fi publik, sehingga memungkinkan mereka menangkap screenshot, merekam ketikan, mengambil alih perangkat, dan menggunakan layar login palsu untuk mengakses akun email pengguna. Untuk tetap aman, Microsoft menyarankan penggunaan jaringan pribadi seperti hotspot seluler saat bepergian dan, jika Wi-Fi hotel tidak dapat dihindari, mengabaikan pop-up yang tidak terduga seperti pembaruan Windows. Di sisi lain, Microsoft memberhentikan sekitar 4.800 karyawan—sekitar 2,1 % dari tenaga kerja globalnya—pada 6 Juli 2026, dengan divisi Xbox yang paling terdampak karena perusahaan merestrukturisasi sejumlah studio game. Wakil Presiden Eksekutif dan Chief People Officer Amy Coleman mengatakan pengurangan ini diperlukan untuk menyesuaikan sumber daya di tengah industri teknologi yang berubah dengan cepat, dan meskipun posisi tersebut tidak akan langsung digantikan oleh AI, kecerdasan buatan sudah mengubah cara pekerjaan diselesaikan di dalam perusahaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.45
Microsoft Mau Bawa Game Xbox 360 ke PC
Berita terkait
Pendapatan Xbox Anjlok Rp 30,6 Triliun, Alasan PHK Karyawan?
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.45
Surat Bill Gates Sebut Orang yang Pakai Microsoft Bajakan Pencuri
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.46
Raksasa Teknologi AS Tutup Kantor, Tak Kuat Berbisnis di China
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.20
Game PC Solitaire Punya Tujuan Tersembunyi yang Tak Disadari Pemainnya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.15