Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Misteri Bola Lampu Menyala 125 Tahun, Bukti Teori Konspirasi?

Bola lampu pijar di kantor pemadam kebakaran di Livermore, California, yang dikenal sebagai Centennial Light, baru saja merayakan ulang tahun ke-125-nya. Lampu ini diproduksi Shelby Electric Company pada tahun 1901 dan telah menyala lebih dari sejuta jam, bahkan mendapatkan rekor Guinness World Records sebagai bola lampu dengan masa nyala terlama. Namun, klaim bahwa lampu ini membukti adanya konspirasi produsen untuk mempersingkat masa pakai lampu pijar tidaklah akurat.

Teori konspirasi menyalahkan Kartel Phoebus, yang didirikan oleh perusahaan seperti Philips dan General Electric pada 1925, dengan tuduhan memaksakan standar masa pakai 1.000 jam untuk meningkatkan penjualan. Namun, fakta menunjukkan bahwa masa pakai dan kecerahan lampu pijar saling bertolak belakang. Semakin panas filamen, semakin terang cahayanya, tetapi juga semakin cepat filamen menguap dan putus. Standar 1.000 jam justru memastikan pembeli mendapatkan lampu yang cukup terang dan layak digunakan.

Centennial Light sebenarnya hanya menyerap sekitar 4 watt meskipun berlabel 60 watt, menghasilkan cahaya yang sangat redup. Penjelasan paling masuk akal adalah bahwa filamen lampu ini memiliki resistansi yang sangat tinggi, sehingga mengalirkan arus listrik yang sangat kecil dan menghasilkan panas yang sangat sedikit. Ini membuat lampu bertahan sangat lama, tetapi tidak membuktikan bahwa lampu pijar tahan lama dengan kecerahan maksimal bisa diproduksi secara massal. Industri telah beralih ke lampu LED yang jauh lebih efisien dan tahan lama.

Berita terkait