Mitos dan Fakta Ikan Oarfish yang Kerap Dikaitkan dengan Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ikan oarfish atau 'ikan kiamat' kerap dikaitkan sebagai tanda bencana alam seperti gempa dan tsunami. Baru-baru ini, ikan berukuran empat meter ditemukan mati di Pantai Pink, Lombok. Ikan ini termasuk spesies langka dengan panjang hingga 11 meter, hidup di kedalaman laut 1.000 meter, dan tidak memiliki sisik. Mitos ikan oarfish sebagai pertanda bencana berasal dari legenda Jepang abad ke-18, yang menulis ikan sebagai 'pembawa pesan dari istana dewa laut'. Namun, para ahli seperti Osamu Inamura menyatakan pergerakan oarfish lebung mungkin terkait perubahan pasokan makanan seperti udang mikro atau perubahan halak bumi menjelang gempa, bukan sebagai predikator bencana secara ilmiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 11.25
BNPB Petakan Potret Gempa NTT dari Udara, 2 Titik Ini Dinilai Paling Terdampak
Berita terkait
Gempa NTT 2026 Magnitudo 7,7, Mengapa Tsunaminya Tak Sedahsyat 1992?
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M 5,2 Guncang Flores, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.40
Gempa M5,8 Guncang Pandeglang Banten, Tak Potensi Tsunami
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 05.37
Badan Geologi Periksa Gempa Bumi, Tsunami dan Gerakan Tanah di NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30