Modus Penipuan Baru Incar Pegawai Kantoran, Rekening Langsung Ludes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Modus penipuan baru menargetkan pegawai kantoran, terutama mereka yang bekerja di unit keuangan. Pelaku berpura-pura menjadi bos atau CEO perusahaan, atau yang disebut bos scam, melalui email, WhatsApp, Microsoft Teams, dan media sosial lainnya. Karyawan diminta mengirimkan uang ke rekening milik pelaku. Kejahatan ini memicu regulator pasar India, Badan Pengawas Sekuritas dan Bursa (SEBI), untuk mengingatkan agar tidak mengirim uang hanya bermodal instruksi dari platform digital.
Selain itu, pelaku juga mengirimkan malware berbahaya. Bahkan, file yang dibuka akan membajak WhatsApp Web hingga membahayakan perangkat korban. Dengan cara ini, pelaku mendapatkan akses ke akun WhatsApp petugas keuangan. SEBI menyebut pelaku kemudian menghubungi karyawan akuntansi atau keuangan dan meminta mereka melakukan pembayaran segera ke rekening bank perantara yang ditentukan.
Penipuan ini disebut dapat membuat rekening pegawai langsung ludes. SEBI menekankan kewaspadaan terhadap instruksi pembayaran yang hanya datang dari media sosial dan terhadap file mencurigakan. Artikel tidak mencantumkan jumlah korban maupun total kerugian.
Bagikan
Berita terkait
Waspada! Penipu Pasang Gambar AI dan Kontak Palsu di Google Maps
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.15
Bank Besar Dijebol Maling, Uang Senilai Rp 1,9 Triliun Lenyap Seketika
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 08.15
Bebas Bersyarat, Indra Kenz Akui Salah dan Minta Maaf ke Korban Binomo
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 15.30
Pria Ini Jadi Detektif di LinkedIn, Temukan 60 Ribu Loker Palsu
Detik.com · 26 September 2026 pukul 05.45