Mornine Robot Humanoid Pertama yang Punya 3 Sertifikasi Uni Eropa Digunakan di Diler Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Robot humanoid Mornine yang dikembangkan oleh AiMOGA Robotics berhasil memperoleh tiga sertifikasi standar Uni Eropa, yaitu CE-MD, EN 18031, dan CE-RED. Sertifikasi ini mencakup aspek keselamatan mekanis, keamanan siber, perlindungan data, serta kompatibilitas elektromagnetik dan stabilitas sinyal komunikasi. Dengan sertifikasi ini, Mornine siap memasuki pasar Eropa dan menunjukkan kemampuan robot humanoid asal China dalam memenuhi standar internasional. Selain sertifikasi Uni Eropa, Mornine juga telah mengantongi sertifikasi FCC dari Amerika Serikat, dengan seluruh pengujian dilakukan oleh TÜV Rheinland.
Menurut Zhang Guibing, Presiden Chery International dan sekaligus Presiden AiMOGA Robotics, sertifikasi ini bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi penting sebelum teknologi robotika diterapkan di dunia nyata. Keselamatan, keandalan sistem, dan perlindungan data menjadi prioritas utama dalam pengembangan Mornine.
AiMOGA menyatakan bahwa produk dan solusi robotikanya telah diterapkan dalam lebih dari 100 skenario penggunaan nyata di berbagai sektor industri. Mornine telah digunakan di jaringan diler otomotif di Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Secara global, AiMOGA telah memperluas kehadirannya ke lebih dari 60 negara dan wilayah, termasuk di Asia Tenggara melalui ekspansi di Indonesia dan Malaysia.
Bagikan
Berita terkait
Siap Ekspansi Global, AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 20.12
380 Produk Xiaomi Serbu IFA 2026, Robot, 18 Fold hingga Mobil Listrik
Detik.com · 4 September 2026 pukul 06.14
Data Egosentris, Kunci China Unggul Ciptakan Robot Humanoid AI
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.55
Laris Manis Penjualan Robot Humanoid, Bakal Gantikan Manusia?
kumparan · 2 September 2026 pukul 10.17