Musim Hujan Mundur, Ini Prediksi BMKG Kapan Puncaknya di Wilayah RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG memrediksi 569 ZOM (61,08% wilayah Indonesia) akan mengalami musim hujan yang mundur pada 2026/2027. Fenomena El Nino yang menguat dan Indian Ocean Dipole (IOD) di samudera Indonesia menyebabkan curah hujan berkurang, membuat musim hujan datang terlambat dan lebih singkat. Secara tidak bersamaan, 185 ZOM mulai pada November 2026, 266 ZOM pada Desember 2026. Sebanyak 529 ZOM (69,76%) musim hujan bersifat normal, 147 ZOM (18,55%) lebih basah, dan 42 ZOM (11,69%) lebih kering. Durasi musim hujan lebih pendek bagi 482 ZOM (51,90%), lebih panjang untuk 60 ZOM (8,58%), dan sama dengan normal untuk 40 ZOM (5,06%). Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada 155 ZOM (36,94%) pada Desember 2026, 162 ZOM (25,68%) pada Januari 2027, dan 190 ZOM (16,79%) pada Februari 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.58
El Nino Bikin Musim Hujan Mundur ke Bulan Desember
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.45
BMKG Prediksi Musim Hujan RI Mundur, Kemarau Bakal Lebih Panjang
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.51
Penyebab Musim Hujan 2026 Terlambat, Ada Efek Fenomena El Nino
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 12.02
El Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September
Berita terkait
Dampak El Nino, BMKG Prediksi Musim Hujan Baru Terjadi November 2026
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.30
Prakiraan Awal dan Puncak Musim Hujan 2026/2027 di Indonesia
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.30
Musim Hujan Melambat, Bapanas Pastikan Pasokan Beras Masih Terjaga
kumparan · 23 September 2026 pukul 11.30
Yang Bikin Musim Hujan Mundur dan Durasinya Lebih Pendek
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45