Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

NASA Siapkan Internet di Mars, Tapi Ada Masalah yang Tak Bisa Diatasi

NASA menunjuk Blue Origin untuk mengembangkan Mars Telecommunications Network (MTN), jaringan komunikasi baru di Mars dengan kontrak mencapai USD700 juta. Wahana Mars Telecommunications Orbiter (MTO) yang akan dikembangkan Blue Origin ditargetkan siap pada 31 Desember 2028 dan beroperasi sekitar 2030. Tujuannya mendukung misi robotik dan manusia di masa depan dengan kapasitas data yang lebih besar dan andal dibanding sistem relay saat ini yang digunakan rover seperti Perseverance dan Curiosity.

Meskipun kecepatan transfer data dapat ditingkatkan, keterlambatan sinyal tetap menjadi hambatan fisika yang tidak bisa diatasi. Jarak antara Bumi dan Mars yang bervariasi membuat waktu tempuh sinyal berkisar dari 3 menit hingga 22 menit sekali. Hal ini berarti komunikasi dua arah bisa memakan waktu puluhan menit, sehingga menjadi salah satu tantangan utama untuk misi berawak ke Mars yang menuntut kemandirian operasional tanpa kontrol real-time dari Bumi.

NASA sedang menguji teknologi Deep Space Optical Communications (DSOC) yang menggunakan laser untuk meningkatkan kecepatan transfer data hingga 10-100 kali lebih cepat dibanding radio konvensional. Dalam pengujian, DSOC berhasil mengirim video ultra-high-definition dengan kecepatan hingga 267 megabit per detik dari jarak 31 juta kilometer. Namun, komunikasi laser rentan gangguan atmosfer Bumi seperti awan, sehingga infrastruktur pendukung di Bumi menjadi kunci untuk implementasi yang efektif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait