Nasib Karyawan Google, Tim Menang Nobel Malah Dibubarkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google membubarkan tim AlphaFold milik DeepMind, dua tahun setelah dua ilmuwan dari tim tersebut meraih Hadiah Nobel Kimia 2024. Pembubaran ini dilaporkan oleh Financial Times. Sejumlah anggota kunci tim dialihkan ke proyek Gemini dan penelitian ilmiah lainnya, sementara beberapa staf lainnya dipindahkan ke Isomorphic Labs, perusahaan inovasi obat milik Alphabet yang merupakan pecahan DeepMind. Sejumlah staf juga memilih meninggalkan perusahaan, termasuk John Jumper, salah satu pemenang Nobel, yang bergabung ke Anthropic pada Juni lalu.
Google menjelaskan pembubaran AlphaFold sebagai bagian dari realokasi sumber daya untuk mengembangkan Gemini, model AI generatif andalan perusahaan. Wakil Presiden Riset Google DeepMind, Pushmeet Kohli, menyatakan bahwa strategi perusahaan terus berkembang setelah sembilan tahun berjalan dengan fokus pada tantangan besar dan tujuan konkret per proyek.
AlphaFold sendiri dikembangkan DeepMind pada 2018 dan mampu memprediksi struktur tiga dimensi protein dari urutan asam amino dalam hitungan menit. Pada 2020, program ini berhasil menyelesaikan masalah pelipatan protein yang terbengkalai selama 50 tahun. Kesuksesan tersebut berujung pada penghargaan Nobel Kimia bagi CEO DeepMind Demis Hassabis dan John Jumper pada 2024.
Bagikan
Berita terkait
Di balik Kunjungan Korban MBG, Akbar Faizal Sentil Gibran Cuma Mau Berburu Poin Politik!
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 10.59
Google Umumkan Gemini 4 Argon, Diklaim Jadi Model AI Paling Kuat
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.25
Panja AI Kunjungi DKV BINUS, Habib Aboe: Artificial Intelligence Harus Jadi Mitra Kreatif, Bukan Musuh
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 16.16
Kapolri Ungkap 5 Isu yang Jadi Perhatian Polri: Konflik hingga AI
kumparan · 28 September 2026 pukul 20.21