Ngecas HP di Mobil Bikin Boros Bensin? Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2837699/original/007929000_1561528966-iStock-1007787430.jpg)
Mengisi daya HP di mobil saat mesin menyala memang membutuhkan sedikit energi dari alternator yang digerakkan mesin, sehingga secara teknis ada pengaruh terhadap konsumsi bensin. Namun, dampaknya sangat kecil. Daya charger HP hanya sekitar 5–15 watt, jauh lebih rendah dibandingkan AC mobil yang bisa membutuhkan ribuan watt. Menurut laporan Engadget, penggunaan charger HP hanya mengurangi efisiensi bahan bakar sekitar 0,03 mil per galon (MPG). Misalnya, mobil dengan efisiensi 20 MPG hanya turun menjadi 19,97 MPG. Sebagai perbandingan, AC dapat meningkatkan konsumsi bensin hingga 10 persen. Jadi, mengisi daya HP saat berkendara tidak perlu dikhawatirkan sebagai penyebab boros bensin.
Sementara itu, anggapan bahwa mengisi daya HP bisa menguras aki mobil hanya berlaku jika mesin mati. Saat mesin menyala, alternator memasok listrik dan menjaga aki tetap terisi. Beban charger yang kecil tidak akan membuat aki habis. Namun, jika mesin mati dan HP diisi daya berjam-jam, ada risiko aki tekor, terutama jika aki sudah tua atau mobil jarang dipakai. Secara umum, kebiasaan ini aman selama mesin menyala, tetapi sebaiknya tidak membiarkan HP terus terhubung tanpa perlu.
Bagikan
Berita terkait
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Dikirim, 1.300 Unit Sudah Dipesan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 13.00
Menkes Ungkap Efisiensi Pengadaan Alkes Capai 52%: Penghematan Rp 10,25 T
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.11
874 BUMN Bakal Ditutup hingga Akhir 2026, Danantara Sisakan Segini
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 07.44
Prabowo Minta BUMN Hanya 300, Danantara: Sangat-sangat Berat
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.17